Sunday, 14 July 2013

perbincangan sms dengan...

ya, yang satu calon teman sejawat saya
yang satu lagi seorang artist, bukan artis, haha art-ist

yang pertama adalah kerandoman saya dengan calon sejawat saya.
tentang masa depan yang benar2 gak bisa diprediksi dan bikin pusing.
dan tentang masa lalu, -yang jika saja berubah- akankah kita bisa berbincang seperti hari ini?
mungkin kita tidak akan menjadi kita ketika masa lalu itu lain jalannya.

entah.
saya suka mikir, kayaknya hidup jadi dokter bakalan berat ya, mainnya sama nyawa manusia. manalagi sekarang masyarakat lebih gampang buat mikir 'malpraktik'.
hmm jadi inget ketika dosen saya di lecture bilang,"banyak pengac*ra yang nyari tenar, berkeliaran di rumah sakit, mendatangi mereka yang mungkin kurang mampu membayar bantuan hu*um jika memang dirasa ada kesalahan dari dokter2. kesalahan yang entahlah, saya tidak bisa bilang apakah itu kesalahan atau kesalahpahaman.
no offense.

komunikasi. inilah yang kebanyakan menjadi masalah menurut dosen kami, yang juga dokter.
banyak dari pasien yang merasa dokternya salah dan akhirnya menuntut dokter tersebut, dan media sangat gencar memberitakan hal ini.

saya jadi takut.
well, ini perbincangan absurd antara saya dengan calon sejawat saya:
eh, kalo ntar udah jadi dokter, kalo gue banyak nanya sama lo, gpp ya
haha hal yang sebaliknya juga berlaku ya :p
gue seneng dah kalo bisa diskusi, andai jadi dokter bisa berkelompok ya. eh tapi, kalo lo ke jepang, gue nanya sama siapa -_-" udah deh udah makin absurd ini
kalo gue ke jepang kita gajadi temen sejawat mun wkwk
iya juga ya. tapi kan doctor's oath gak kebates negara ahahaha udah makin absurd

conversation itu muncul karena saya yang -mungkin- masih belum siap dengan kenyataan bahwa nantinya saya harus bekerja dengan 0% error.
manusiawi-kah jika dokter salah? ini yang masih menjadi pertanyaan yang bahkan dosen bioetik saya pun belum menjawabnya dengan 'ya' atau 'tidak'

entahlah.

dan ketika itu juga, sms dari teman saya si art-ist datang: (saya cantumin original message ya, no offense)
mun, kalo jadi dokter jangan brengs*k ya!! duh maaf kotor, tapi sedih banget dengan kenyataan dokter2 di rs yang udah mulai banyak tingkah di berita
bantuin gue buat mendeskripsikan brengs*k yang lo bilang deh. kadang media cari2 yang jeleknya doang, padahal cuma oknum loh ._.
nah iya, mungkin maksudnya oknum. tktnya yang lain ikut2an gt mun, oknum kan kyk virus gt (menurut gue). ya mulai ngasih obat tanpa penjelasan yg jelas sehingga membebani pasien (trus malah tambah parah sakit pasiennya), sampe ya yang operasi yg gak perlu malah operasi jadinya cacat. kemarin jg ada berita yg rs dijadiin tempat syuting, trus pasien ada yg meninggal gara2 lalai ngerawatnya gegara syuting. maksudnya dunia kesehatan kita gt mulai kena virus

hm, untuk calon sejawat saya yang membaca ini, pasti udah sering denger isu2 seperti ini di lecture mau pun dari media ya. dan ketika saya membaca ini pun sudah tidak asing lagi. semuanya saya tau. jika saya bukan seorang calon dokter, saya -mungkin- akan memandang buruk dokternya. dan bukan tidak mungkin, men-generalisasi dokter dengan pandangan saya tsb.

tapi sekarang, saya yakin itu hanya oknum. masih banyak saya temui dokter2 dosen saya yang masih memegang teguh prinsip dan etika kedokteran yang luhur, yang saat ini banyak tidak dianggap masyarakat karena generalisasi itu mungkin. dokter2 kami di fk unpad, bahkan selalu menyisipkan isu2 tsb dan mempersiapkan kami pada kenyataan yang ada. ya, kami ditanamkan nilai2 yang baik kok :') dan saya yakin oknum tersebut pun begitu.

hm ya, sebenernya butuh dari dalem diri dokter itu sendiri sama dari lingkungannya emang. lo harus baca cado2 yang ke3 deh, buku ttg koas gitu, gue jg takut sebenernya, apa gue bisa tetep seidealis kyk sekarang pas udh jd dokter nanti, ya mungkin kalo dari sisi lain, oknum itu emg menjadikan dokter sebagai profesi doang, tanpa hati. ingetin gue terus ya, makasih banyak.

saya selalu inget analogi alveolus-nya kang tanri http://www.arrizasyifaa.com/2011/01/fisiologi-1-alveolus-1.html di saat menyentuh area 'idealisme'
saat ini, ketika ditanya pertanyaan 'mengapa kamu mau jadi dokter?' kepada teman2 seangkatan saya, saya jamin 99% jawabannya sangat luhur. mulai dari ingin membantu banyak orang, ingin mengabdi, ingin bermanfaat, bahkan -seperti impian saya- ingin membantu masyarakat mengakses pengobatan gratis (yang saat ini akhirnya masih saya analisis kembali mimpi saya ini)
semuanya. ya, belum saya temukan mereka yang bilang,"biar cepet kaya" (sekali lagi no offense)
dan -kembali meminjam- dari buku dr. ferdiriva, cado2 3 tentang idealisme, saya selalu khawatir dengan:
ketika mahasiswa masih idealis, saat koas mulai oportunis, dan ketika jadi dokter kapitalis.

naudzubillahi min zalik. saya mikir aja, sekarang saya masih se-ideal ini dalam berpikiran. namun, apakah saya nantinya juga akan terbawa arus seperti itu?
jika mengacu pada analogi alveolus kang tanri, semuanya terletak pada diri kita sendiri dan lingkungan yang senantiasa bisa mengingatkan kita pada idealisme yang kita tetap ingin genggam. dan yang dari dalam diri kita sendiri, lebih utama.

dan jadi ingat kata2 abah iwan dalam inspiring moment di cidaun:
'ketika kerelaan seorang dokter hilang, yg tersisa hanya profesi dgn transaksi ekonomis. tanpa kehormatan' -abah iwan, tentang dokter
hm, ya, itulah. mungkin saya harus lebih dalam lagi mempelajari 'lapangan' saya nantinya.

well, saya berterima kasih sekali atas perbincangan yang random ini. sebenernya gak random juga sih ya, ini penting buat saya haha.

semoga bisa bermanfaat buat yang baca :)

selamat puasa btw hehe..

Thursday, 27 June 2013

HGN -mengingat kembali

jadi saya bakal cerita soal project pkm (pengabdian kepada masyarakat-nya senat fk unpad)]

well,  hgn (hari gizi nasional) diperingati setiap tgl 25 januari, tapi pkm baru mengadakannya bulan april. mengapa harus bertepatan dengan tanggal sesuatu? lebih karena biar berasa acaranya itu ada dan bisa diinget terus, dan juga biar latar belakangnya lebih dapet.

tujuan hgn adalah lebih ke preventif dan promotif, jadinya kita tuh pengen menurunkan angka kematian atau kesakitan ibu yang sedang hamil atau pun menyusui, karen ternyata menurut survey, angka tersebut tinggi salah satunya karena nutrisi ibu ketika sebelum hamil, ketika hamil dan sesudah melakhirkan.

maka dari itu, kami gak bikin survey ke desa tujuan kami. lebih karena tujuan kami yang promotif dan preventif, lebih ke membuka wawasan mereka aja tentang gizi ketika hamil dan menyusui. kami pertama mengunjungi ibu kader, jadi ibu kader inilah ibu2 yang aktif dalam membangun ibu2 di desanya. dari ibu kader ini kita dapatkan informasi mengenai jumlah ibu2 hamil dengan berbagai macam usia kehamilan dan ibu menyusui.

mulailah menyusun materi, di mana kami berkonsultasi kepada dr. eko fuji ariyanto, beliau dari departemen gizi. beliau cukup banyak memberi masukan tentang apa saja yang sebaiknya kami paparkan dan bagaimana agar efektif. beliau juga menyarankan agar dari kami-lah pembicaranya, agar sekaligus kami berlatih menjadi dokter tidak hanya dapat menyembuhkan, namun juga mencegah penyakit. dokter eko akan tetap hadir sebagai supervisor kami, sekaligus narasumber ahli yang akan memaparkan kebenaran mitos2 yang selama ini berkembang di masyarakat mengenai makanan2 yang boleh dimakan atau tidak boleh dimakan ibu hamil. beliau juga akan menjawab pertanyaan2 dari para ibu setelah pemaparan materi.

akhirnya setelah ditetapkan pembicaranya, hgn pun datang :) awalnya kami bingung sendiri karena ibu2nya belum juga datang pada saat di rundown mereka harusnya sudah datang, tapi satu per satu mereka datang juga hehe (ini salah satu eveluasi kami, bahwa ibu2 itu gak bisa terlalu pagi kalau ada acara, mereka punya tanggung jawab sendiri terhadap pekerjaan rumah tangga)

akhirnya materi pun dimulai. tidak hanya penyuluhan mengenai gizi, kami juga membuka kesempatan bagi teman2 kami mahasiswi kebidanan untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. untuk itu kami mengadakan pula antenatal care. mereka tidak memeriksa sendiri melainkan ada bidan dari d4 kebidanan. di sinilah semangat kerja sama antara mahasiswa kedokteran dan kebidanan terlihat. nyatanya kami dapat bekerja dalam satu kegiatan bersama, tanpa membeda-bedakan 'dokter' atau 'bidan' dan yang mana yang lebih tinggi derajatnya. tidak. nyatanya kami akan menjadi sejawat yang tujuannya akan sama, yaitu kesejahteraan ibu2 di indonesia.

pada hari itu juga, kami melakukan evaluasi melalui kuis berhadiah untuk ibu2nya. dan mereka ternyata terlihat begitu antusias dan memahami apa yang kami sampaikan, setidaknya begitulah mengingat hadiahnya habis :p

setelah acara, kami juga mengunjungi rumah ibu kader dan meminta feedback secara langsung untuk evaluasi kami ke depannya.

hari itu, kami dapat merasakan senangnya berbagi dengan ilmu yang kami miliki untuk orang lain. kala itu, kami seolah melupakan sulitnya mengurus ini-itu, berjualan untuk mendapat dana agar acara terselenggara dengan baik, dan mengurus hal lain. ya, dari acara perdana pkm 2013 ini, kami dapat merasakan pentingnya early community exposure, di mana inilah yang akan menjadi ranah kerja kami, bertemu dengan masyarakat, dengan mempengaruhi orang lain agar mau memperhatikan kesehatan mereka sendiri. dan dengan terjun langsung ke masyarakat, kita dapat langsung bertemu dengan hambatan2 yang ada di tengah2 mereka, bukan hanya berkata2 dalam teori saja.

ya, pentingnya kerja sama di sini terlihat betul, karena nyatanya tidak dapat semuanya dikerjakan sendiri, sehebat apa pun orangnya. sekecil apa pun peran setiap orang, berarti besar terhadap ibu2 peserta. maka dari itu, inilah kami, kami, bukan dia dan aku. pkm <3<3<3

Monday, 17 June 2013

ujung perjalanan ini

tak pernah kita pikirkan ujung perjalanan ini, dan tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini...

ya, sepenggal lagu sheila on 7 itu mengingatkan saya, bahwa ujung perjalanan ini adalah saat nanti kembali pada-Nya

mereka bilang, "tinggal 5 hari lagi bisa bebas"
tidak. justru hari ini akan menjadi awal, bagaimana nanti saya ke depannya akan membaktikan ilmu saya.
semoga apa yang saya maksimalkan hari ini, bisa bermanfaat untuk diri saya sendiri dan untuk orang lain nantinya.

ya, nyatanya, setiap diri kita sering dibatasi oleh suatu batas yang kita buat sendiri. ah, gak mungkin bisa tidur cuma 3 jam, gak mungkin bisa ngejar segini banyak dalam waktu singkat, dan batasan lainnya yang akhirnya bikin kita beda tipis sama orang yang menyerah.

ya, saya membuktikannya pada mde ini. saya memang masih jauh dari kata 'menyempurnakan usaha'
tapi, satu hal, bahwa yang dibilang iwan setiyawan dalam 9summers10autumuns itu benar, "berlayar terus berlayar, jangan tunggu keajaiban datang"
karena keajaiban jarang sekali datang, lebih baik kita menjemputnya ;)

selamat mengerjakan mde, nazmun, dan nostra, semoga setiap soal, bahkan setiap detik proses kita dinilai ibadah oleh Allah swt.
semoga, seharian ini menjadi ibadah buat kita di sisi-Nya
semoga ilmunya akan kembali ketika kita butuhkan, semoga bisa tahan sampai jadi dokter, semoga bermanfaat.

semangat!!

Wednesday, 12 June 2013

OSCE :)

dan adalah sebuah keniscayaan bahwa osce sudah pasti lulus dan dapet A
tapi lulusnya gatau kapan haha

saya sih berharapnya jangan sampe remed lebih dari 5
kalo engga saya mesti ngulang masa tahun depan -_-
ya, Allah pasti menilai usaha saya selama ini, meskipun usaha saya masih retak2, belum sempurna

Allah gaakan pernah menzalimi saya

well, jadi tadi saya udah osce haha
dipanggil kloter kedua
terus setelah diisolasi saya siap osce :D
tapi station pertama saya neonatal resuscitation
sama dr. nia, dan saya lupa nyebut harus liat ke dada bayi
dan saya pake stetoskop terus haha kocak, kayaknya saya remed deh
terus HT STI, saya lumayan lancar dan sesuai harapan lah, saya emang udah hafal ini sampe alam bawah sadar

lanjut, saya anthrop, sama istrinya dr. ronny, adem sih jadi ya gitu, walaupun saya takut salah tapi bismillah deh hehe
teruuus, hmm prescription, dokternya baik banget, mancing2 saya, saya lupa nulis kota -_-"
lanjut, BREAST EXAM aaaaaaaaaaaa sama dr. siti sih, tapi saya masih gabisa ternyataaa aaaaaa teruus, saya belom selese gambarnya, fix remed

mmm terus ada normal labor, dokternya kalem banget, bismillah deh, saya lupa nyebutin spigmo, yaudahdeh mau diapain haha
terus kan saya pikir station selanjutnya adalah lanjutan labor kan, gataunya partograf -_-
terus ada pertanyaannya dulu lah dari dokternya
dr: sekarang kamu mau ngecek progress kelahiran, pake apa?
saya: partograf dok
dr: partograf bisa buat patologis gak?
saya: gabisa dok
dr: jadi kalo breech gabisa?
saya: kurang tau dok
dr: KAMU HARUS TAU!
saya: gabisa dok, karena ada penurunan kepala
(baru dikasih partografnya)
dr: ini ada data awalnya

trus saya langsung ngeplot dong -_-
padahal saya yang udah ingetin orang2 biar ga langsung ngeplot, inget bukaan dulu
aaaaaaaa
akhirnya saya salah
dan bukaannya juga baru 3
saya: dok, ini kan belum masuk fase aktif dok
dr: ya emang gaboleh
saya: terus saya harus gimana ya dok? saya boleh minta partograf lagi dok?
dr: udah biar kita tau kamu salahnya di mana

saya mengerjakannya dengan perasaan risau haha
terus juga gak setiap 30 menit, dan menurut saya saya gagal pun karena memang ketika di kelas skills gak diajarin kayak gini
terus keburu bel, dan saya bahkan belum selesai yang belakangnya haha
udahlah fix remed, fix fix!

seterusnya, saya cuma bisa mengelus dada aaaaa partograf ;(
teruus, saya ke infection prevention
biasa ajasih, sampai saya menyadari tangan saya keluar (AAAAAAAAAAA) dan dokternya lagi merhatiin
udah fix remed (walaupun masi berdoa semoga dokternya gak gitu liat)
terus masa iketannya belum diiketin sama bapak yang ngelipet bajunya ;(

terus, venereologi, sama dr. ismed, untung aja dokternya ingetin saya pake glove, kalo engga udah remedlah haha

dan terakhir, dr. Ronny ;') saya selalu suka sama beliau
history taking obstetrics, beliau bilang saya dapet nilai 100

dr: nazmun, saya mau nanya sama kamu, kira2 kenapa kamu harus tau pendidikan terakhir ibunya?
saya: biar saya bisa perkirakan pengetahuan dia terhadap perawatan kandungannya gimana dok
dr: engga2, maksuda saya buat sekarang, ya logisnya aja, ini gaakan ngurangin nilai kamu
saya: oh, buat gimana cara saya bicara ke pasien
dr: iya, buat pemilihan bahasa kamu, ga mungkin kan kamu bilang ke ibu yang lulusan sd "preterm" mana ngerti, kamu bilanglah cukup bulan, keguguran, bahasa yang gampang aja
saya: oiya dook
dr: lalu kalo alamat, buat apa?
saya: buat tau apakah jarak ke sini jauh apa engga
dr: hah, iya gitu? ayo dong, masa orang yang nilainya 100 kayak kamu jawabannya gitu
saya: hehe apa ya dok, maaf dok. oh mungkin buat liat status ekonominya beliau
dr: nah, iya. dengan gitu kamu bisa perkirakan harus memberi suplemen tidak, kalo dia tinggal di gang gitu, kira2 lagi ada wabah dbd atau penyakit lain apa tidak, dan kalo ada terapi yang bermasalah kamu bisa cek rumahnya
saya: oooh, yaya dok, terimakasih banyak dok
dr: yaudah, sekarang kamu mau di sini ngobrol sama saya apa mau diri di luar?
saya: di sini aja dok :) *hihihihihhi*
dr: yaudah gapapa. ya jadi gitu ya nazmun, kamu harus perhatikan, jangan cuma nanya tapi gatau maksudnya untuk apa

ya, dan saya selalu suka sama dokter ronny yang selalu ajarin kita buat berpikir logis dan menyambungkan semua ke kehidupan nyata

saya suka banget karena ketika diajar sama beliau, saya merasa menjadi calon dokter, dan saya disadarkan bahwa saya mengikuti osce ini untuk kepentingan pasien saya nantinya, bukan sekedar untuk nilai atau kalo buat osce: LULUS SEKARANG JUGA
buat apa lulus kalau saya sendiri ternyata masih gak ngerti tindakan yang saya lakukan buat apa
gaada integrasi pengetahuan dan tindakan saya

ya, begitulah Allah menuliskan skenario hidup saya, di saat saya memang sudah berusaha sekuat tenaga saya namun hasilnya masih tidak sesuai harapan saya, Allah memberikan ending yang terbaik untuk saya, ketemu dr. ronny dan menyadari bahwa saya di sana sedang belajar, bukan mengejar yang lain

ya, Allah selalu sayang sama orang kayak saya, yang dosanya gak terhitung lagi, yang pengetahuannya memang seujung kuku
dan saya masih diberi kesempatan untuk mengambil pelajaran dari osce hari ini
di mana ketika kita sudah berusaha sekuat yang kita bisa, tidak akan ada penyesalan yang terlalu dalam, karena satu hal yang saya tahu, saya telah memaksimalkan ranah saya dengan sekuat tenaga, meskipun tetap saja belum sempurna

dan saya mempercayai Allah tidak akan pernah salah mengerjakan ranah-Nya
Allah mau saya kuat dengan remedial jumat besok, Allah mau saya lebih rajin lagi belajar, dan intinya:

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 216)

ya, dan apalagi yang saya harus risaukan sekarang jika saya meyakini bahwa Allah lah sebaik2 pelindung dan penolong?
apa?
dan pagi tadi, saya memang baru saja -kembali- meluruskan niat saya ada di sini
saya tau, Allah Maha Tahu bahwa saya memang yang Dia pilih untuk menjadi dokter
seperti menjalani 10 station tadi, saya akan menjalani pendidikan kedokteran yang ada di depan sana dengan optimis, meskipun station yang telah saya lewati di belakang masih retak2 :')

ternyata ikhlas itu indah :D
alhamdulillah, makasih banyak ya Allah!
semangat!!

ps: maafin yang baca kalo gak ngerti ini postingan apa haha, emang isinya anak fk yang ngerti, buat diary saya doang :p

Saturday, 20 April 2013

aaaaaa kyaaaaa


saya merasa hidup, sungguh
setiap mengikuti acara pengabdian kepada masyarakat, saya merasa bukan apa-apa
energi saya memang terkuras habis, tapi semangat saya terisi penuh :')

saya merasakan betul bahwa senyum mereka itu bayaran atas keringat yang saya keluarkan
apalagi kalau melihat anak kecil, kyaaaaa saya baru mulai cinta sama anak kecil pas masuk fk

dulu saya benci anak kecil, saya gak suka ngeliat mereka yang repot sendiri, ke sana ke mari
tapi, sekarang, saya cinta banget sama anak kecil, beneran, saya juga lupa kapan pastinya mulai suka

ya, barusan saya ikut acara spm, divisi pengabdian kpd masyarakatnya asy-syifaa,
ini

awalnya saya mikir,"ah, mending saya ngedraft..."
tapi, setelah saya pikir2 lagi, waktu yang saya sisihkan untuk mengikuti acara ini cuma beberapa jam
tapi pasti ada banyak nilai2 yang bisa saya bawa pulang
saya selalu ingin menerapkan nilai kejujuran ini
dan saya mau menularkan langsung kepada anak2 di sana

jadilah setelah tes fisik pertama TMA (nanti saya bakal cerita juga) saya ikutan ;)

tempatnya cukup jauh, tapi keren gitu loh, kyk kompleks di jakarta :o

sampai di sana, saya sama hanum udah gemes2 sendiri sama anak kecil lucu banget, diajak papanya sholat di masjid, ganteng banget anaknya
rambutnya mirip nick jonas brother, asli kalau udah gede pasti ganteng parah :">

teruuus, akhirnya ada anak2 yang dateng gitu, cewek2
ada fia, cherry, sama aurel (asli, saya gak nyangka namanya gaul juga hehe)
mereka rame banget dan kooperatif, ditanya apa2 pasti jawab
saya jadi seneng haha
dan memang naluri fik saya selalu muncul, naluri buat wawancara orang, bahkan anak kecil

kita random banget ngobrolnya, mulai dari kelas berapa, sukanya nntn apa (dan mereka suka nntn film hantu, dan mereka jadi semangat cerita setan), terus sama cita-cita :')
saya paling seneng nanyain anak2 tentang cita2 mereka

dan ketika jawabannya dokter, ingin sekali saya mengikuti anak ini, melihat perkembangannya, dan... melihat mereka bener2 jadi dokter, aaaaaaa

dan fia mau jadi dokter :D

terus hmmm saya seneng banget, mereka polos dan saya suka banget sama jawaban2 anak kecil yang gak pernah dibuat2
aaaaaaa saya suka banget terutama sama cherry dan fia
terus ada anak tknya juga, ada shela, yang diem aja, tapi kayak nyaman banget di pangkuan saya (dan saya suka memangku anak kecil, hangat!)

teruuus, hmm ya, saya jelasin dikit kenapa saya tertarik banget buat ikut acara ini
jadi, ada anak sd gitu, mereka dikasih soal teka-teki silang, terus mereka disuruh menghadap ke barat
di timurnya ada kunci jawaban dari soal tsb
mereka dikasihtau ada kunci jawaban itu, tapi udah dipesen, "jangan nyontek, jangan nengok ke belakang, karena di belakang ada jawabannya, yang paling bagus nilainya dapet hadiah"

menurut saya ini keren
udah soalnya emang susah, ada kunci jawaban, dan ngejar menang lg ckck

makanya saya ikut hehe 
yaa, walaupun masih banyak yang harus dibenahi, tapi ide mereka luar biasa
dan saya suka anak kecil, saya sukaa kyaaaaa
trus ada yang namanya memey
suka banget meluk saya :">
terus ada juga nina, bajunya paling seksi haha
maunya dipanggil teteh -_-
haha pokoknya membahagiakan sekali mereka ini

aaaaa pokoknya alhamdulillah banget sama hari ini :D makasih spm ;))

terusss, nah ini nih, TMA :D
tadaaaa, ternyata saya bisa loh tes fisik tadi hueheehe
walaupun capek dan berat banget push-upnya, tapi alhamdulillah banget!
saya bersyukur ketika ngeliat jam, jam 9, saya udah menggerakkan badan saya yang mager ini buat sesuatu yang bermanfaat
kalo saya gak ikut TMA pasti saya udah leye2 di kamar
sambil ngestalk orang tentunya

hm ya, saya bersyukur banget sama semuanya :)

makasihh banyak ya Allah :D
semangat!! besok ada pembukaan TMA :) yaaaaawr, katanya persiapkan fisik dan mental #okesip
semangat!!

Sunday, 14 April 2013

sungguh, Allah tahu bagaimana membuat saya bahagia

saya terbangun pukul 05.18 karena pipit telepon
saya kaget banget karena sabrina bilang janjiannya jam 05.20 di bale 3
kyaaaaaaaa
matilah saya ._.

tapi ternyata naik arnes yang jam 6 deng
yaudah abis siap2 saya ke bawah dan jalan langsung ke arnes
udah mau jalan arnesnya
teruuus pas sampe bandung, kita ke cfdnya harus jalan kaki ._. lumayan baltos-dago haha

saya mau pergi ke tenda sehat, project rutin cimsa fk unpad
isinya ada cek tensi (seikhlasnya) gula darah (10rb) kolesterol (20rb) sama asam urat (10rb)
di sana udah digelar gitu lapaknya
cuma tikar ukuran 3 meter kali 2 meteran
dan kita semangat banget gituuu ^^
tapi krik2 karena sepi banget gaada yang dateng haha
pas dateng 1 orang, bapak2 mau periksa blood glucose, saya yang disuruh eksekusi
saya (yang pas latian kemaren gemeteran dan keliatan bego kalo kata teh nadhila) mencoba menutupi kekagokan saya dengan ajak bapaknya ngobrol

saya seneng mengenal dan membayangkan hidup orang
(sambil alat periksanya diset karena tiba2 gak mau nyala dan saya udah keburu nusuk jari bapaknya pake lancet, darahnya udah keluar, tapi alatnya masih gak bener, saya panik, saya merasa ini malpraktik, saya malu aaaa)
saya menutupinya dengan ngobrol lagi, setelah minta maaf tentunya
untung bapaknya santai banget orangnya

bapak ini ternyata pasien diabetes ._.
dan dia udah biasa aja gitu pas bilang
makan nasinya udah dikurangi tinggal 1/4nya
dan pas saya tanya suka naik2 gak blood glucosenya
dia bilang suka, soalnya dia suka ngemil hehe
saya tanya juga apa dia rutin minum obatnya
katanya iya

dan bapak ini sekarang tinggal sama anaknya
karena istrinya udah gak ada (ada perasaan longing yg saya tangkap ketika dia cerita ini, jadi sedih)
dulu dia tinggal sendiri, tapi setelah kena serangan jantung, bapak ini jadi disuruh tinggal sama anaknya aja

riwayat penyakit jantung dan diabetes ._. 
saya gak kepikir sebelumnya akan ketemu bapak ini
pas saya tanya, kira2 kenapa tuh pak bisa gitu, beliau dengan diplomatis menjawab: gaya hidup neng
merokok 4 bungkus sehari, kopi, makan gak dijaga, jarang olahraga

dan bapak ini ngerti loh
dan saya memikirkan tentang pentingnya menyadari lifestyle sebagai sesuatu yang perlu diperhatikan sejak dari sekarang
kenapa? karena ketika sudah seperti bapak ini, apa guna menyesali lifestyle jaman dulu?

dan akhirnya alatnya pun bener, untung ada teh dea hehe
setelah itu banyak yang berdatangan
yang seru lagi pas sesa dateng, dia periksa gula darah sama bp
hoho rame2, ada athiya jugaaa <3 sama fakhri jugaa

seneng deh didatengin hehe

teruuus ada lagi
seorang bapak kurus yang sabar sekali menunggu (karena alatnya cuma satu)
beliau mau periksa blood glucose
dan ternyata, bapak ini pun diabet :(

saya sedih menerima kenyataan bahwa hanya yang sudah tau dirinya terkena penyakitlah yang datang ke tenda sehat
bukan seperti namanya, tenda sehat, yang datang justru yang sudah sakit :(
dan yang seumuran kita, gak ada tuh yang dateng, aware sama yang beginian
(coba aja nazmun pikir kalo nazmun jadi mereka, mending uangnya buat jajan kan, toh gak kerasa sakit apa apa)
:(

dan saya terharu sama seorang bapak
beliau punya riwayat gejala stroke katanya
jalannya dan saya perhatikan bicaranya juga sudah tidak seluwes orang normal
istrinya cerita bahwa tekanan darahnya tinggi, mencapai 160/110
saya kaget (kalo di ibu hamil udah preeclampsi itu :p)
dan yang saya tersentuh adalah perhatian ibu terhadap suaminya ini keliatan banget ;)
bapaknya cerita, sekarang cuma makan pakai lauk sayur2an aja, dagingnya sekali2 aja
dan ibunya begitu concern sama kondisi suaminya
dan entahlah, saya sudah mulai sensitif sama yang namanya ketulusan, saya suka terharu liat suami istri yang unyu kyk gini :')
tapi lucunya, si ibu ini justru gak kontrol makannya katanya, yeh ibuuu haha
dan mereka, cukup masih membayang2i saya. saya berharap mereka selalu sehat, aamin

dan ada lagi seorang pegawai (dari ceritanya saya menyimpulkan demikian)
yang ke cfd karena dipaksa istrinya
tadinya bapak ini ogah2an diajak ngobrol (ceritanya saya lagi mengalihkan beliau, biar gak bosen nunggu, alatnya lagi dipake)
katanya beliau males olahraga
kalo minggu mending tidur di rumah
kalo weekdays kerja di kantor (trus saya bingung, gimana bisa dia olahraga kalo gini caranya, sampe rumah udah capek segala macem)
makan pun seketemunya di sekitar kantor
kami berbincang ke sana ke mari hingga beliau menceritakan keluhannya suka migrain dan kaku leher
makanya dia mau periksa bp sama kolesterol
sepertinya orang ini cukup berpendidikan, dari cara bicaranya

terus apalagi ya
paling gitu sih
saya dapet banyak hal yang bisa saya pelajari pada tenda sehat hari ini
komunikasi ternyata memang sangat penting kawan ;)
mereka rata2 senang didengarkan, dan lebih terbuka kalau kitanya antusias, dan kebanyakan akan nerima ketika kita kasih nasihat tentang pola makan atau semacamnya
mereka gak akan marah2 pas kitanya lelet atau kayak saya tadi, menusuk sebelum waktunya
saya merasakan betul komunikasi yang sering disebut2 dokter atau pun kakak pas mabim
sepenting ini ternyata menjadi pendengar yang baik :)
dan ya, mereka menjadi tempat belajar saya
mengatasi rasa gugup
menghargai perasaan mereka
ikut berempati
aaaa banyak
saya bersyukur sekali bisa ikut tenda sehat ini 
semoga Allah memberi lagi kepada saya waktu yang berharga ini

terimakasih bapak ibu ;)

Friday, 5 April 2013

evaluasi itu penting!

yak, kami baru saja selesai uts :)

seneng? nih ...@YukiSinaga: Aku nggak akan merasa "akhirnya uts selesai juga" karena kenyataannya aku malah lebih santai di minggu uts daripada minggu biasa..

hahaha itu temen seangkatan saya hmm kalo dipikir2 bener juga
mahasiswa fk tuh kayak gak akan libur
jadi ya... mau udah atau pun belum uts, bakal sama aja
kuliah seharian, gitu terus

well, inilah replika hidup :') jadi dokter nanti gak mungkin kan bilang "saya capek bu, belum tidur, berobatnya besok saja ya"

tapi saya sudah mulai menikmatinya
ya, memang inilah pilihan saya
kemaren emang sempet galau sih, karena mde saya agak suram, saya masih banyak belum belajarnya
saya khawatir kalo soal mde, ini menyangkut nyawa seseorang di kemudian hari soalnya..
"because in medical school, you only learn once" <--dari doctopedia, persis kata2 dokter tutor saya
ya
uts itu evaluasi, dan evaluasi itu ternyata memang penting adanya
coba aja bayangin kalo kita cuma belajar doang, pasti bakal masuk terus keluar lagi ilmunya, uts itu membuat ilmu yang udah mau keluar itu, jadi masuk lagi #apasih

ya, beginilah, saya lumayan ngantuk karena biasanya tidur 6 jam, jadi cuma 4 jam
nah, pelajaran lagi biar gak sks

sipdeh, semangat selanjutnya :D

Written in the Stars

Pengen serius dulu meski isinya sebenernya bakal jadi cheesy pisan plus menertawakan diri dalam hati sih, kenapa bisa ada dalam posisi ini?...