well, hgn (hari gizi nasional) diperingati setiap tgl 25 januari, tapi pkm baru mengadakannya bulan april. mengapa harus bertepatan dengan tanggal sesuatu? lebih karena biar berasa acaranya itu ada dan bisa diinget terus, dan juga biar latar belakangnya lebih dapet.
tujuan hgn adalah lebih ke preventif dan promotif, jadinya kita tuh pengen menurunkan angka kematian atau kesakitan ibu yang sedang hamil atau pun menyusui, karen ternyata menurut survey, angka tersebut tinggi salah satunya karena nutrisi ibu ketika sebelum hamil, ketika hamil dan sesudah melakhirkan.
maka dari itu, kami gak bikin survey ke desa tujuan kami. lebih karena tujuan kami yang promotif dan preventif, lebih ke membuka wawasan mereka aja tentang gizi ketika hamil dan menyusui. kami pertama mengunjungi ibu kader, jadi ibu kader inilah ibu2 yang aktif dalam membangun ibu2 di desanya. dari ibu kader ini kita dapatkan informasi mengenai jumlah ibu2 hamil dengan berbagai macam usia kehamilan dan ibu menyusui.
mulailah menyusun materi, di mana kami berkonsultasi kepada dr. eko fuji ariyanto, beliau dari departemen gizi. beliau cukup banyak memberi masukan tentang apa saja yang sebaiknya kami paparkan dan bagaimana agar efektif. beliau juga menyarankan agar dari kami-lah pembicaranya, agar sekaligus kami berlatih menjadi dokter tidak hanya dapat menyembuhkan, namun juga mencegah penyakit. dokter eko akan tetap hadir sebagai supervisor kami, sekaligus narasumber ahli yang akan memaparkan kebenaran mitos2 yang selama ini berkembang di masyarakat mengenai makanan2 yang boleh dimakan atau tidak boleh dimakan ibu hamil. beliau juga akan menjawab pertanyaan2 dari para ibu setelah pemaparan materi.
akhirnya setelah ditetapkan pembicaranya, hgn pun datang :) awalnya kami bingung sendiri karena ibu2nya belum juga datang pada saat di rundown mereka harusnya sudah datang, tapi satu per satu mereka datang juga hehe (ini salah satu eveluasi kami, bahwa ibu2 itu gak bisa terlalu pagi kalau ada acara, mereka punya tanggung jawab sendiri terhadap pekerjaan rumah tangga)
akhirnya materi pun dimulai. tidak hanya penyuluhan mengenai gizi, kami juga membuka kesempatan bagi teman2 kami mahasiswi kebidanan untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. untuk itu kami mengadakan pula antenatal care. mereka tidak memeriksa sendiri melainkan ada bidan dari d4 kebidanan. di sinilah semangat kerja sama antara mahasiswa kedokteran dan kebidanan terlihat. nyatanya kami dapat bekerja dalam satu kegiatan bersama, tanpa membeda-bedakan 'dokter' atau 'bidan' dan yang mana yang lebih tinggi derajatnya. tidak. nyatanya kami akan menjadi sejawat yang tujuannya akan sama, yaitu kesejahteraan ibu2 di indonesia.
pada hari itu juga, kami melakukan evaluasi melalui kuis berhadiah untuk ibu2nya. dan mereka ternyata terlihat begitu antusias dan memahami apa yang kami sampaikan, setidaknya begitulah mengingat hadiahnya habis :p
setelah acara, kami juga mengunjungi rumah ibu kader dan meminta feedback secara langsung untuk evaluasi kami ke depannya.
hari itu, kami dapat merasakan senangnya berbagi dengan ilmu yang kami miliki untuk orang lain. kala itu, kami seolah melupakan sulitnya mengurus ini-itu, berjualan untuk mendapat dana agar acara terselenggara dengan baik, dan mengurus hal lain. ya, dari acara perdana pkm 2013 ini, kami dapat merasakan pentingnya early community exposure, di mana inilah yang akan menjadi ranah kerja kami, bertemu dengan masyarakat, dengan mempengaruhi orang lain agar mau memperhatikan kesehatan mereka sendiri. dan dengan terjun langsung ke masyarakat, kita dapat langsung bertemu dengan hambatan2 yang ada di tengah2 mereka, bukan hanya berkata2 dalam teori saja.
ya, pentingnya kerja sama di sini terlihat betul, karena nyatanya tidak dapat semuanya dikerjakan sendiri, sehebat apa pun orangnya. sekecil apa pun peran setiap orang, berarti besar terhadap ibu2 peserta. maka dari itu, inilah kami, kami, bukan dia dan aku. pkm <3<3<3
No comments:
Post a Comment